.::Saung Inawan Raos Kanggo Gegelehean::.

Blog Entry..::AKSI PEDULI KISUNDA::..Aug 9, '06 5:35 AM
for everyone

BAB I

PENDAHULUAN

 

I.1. LATAR BELAKANG

Secara harfiah, tsunami berasal dari bahasa Jepang. “Tsu” berarti pelabuhan dan “nami” adalah gelombang. Secara umum tsunami diartikan sebagai pasang laut yang besar di pelabuhan. Jadi, secara bebas kita bisa mendeskripsikan tsunami sebagai gelombang laut dengan periode panjang yang ditimbulkan gangguan impulsive yang terjadi pada medium laut (Diposaptono, Subandono dan Budiman, 2006).

Indonesia sebagai negara kepulauan secara geologis rentan terhadap bencana alam pesisir. Tsunami adalah salah satu bencana alam yang senantiasa mengancam penduduk pesisir. Walaupun jarang terjadi, namun daya hancurnya yang besar membuatnya harus diperhitungkan. Tsunami umumnya disebabkan oleh gempa bumi dasar laut. Sekitar 70% gempa bumi tektonik terjadi di dasar laut yang berpotensial menyebabkan tsunami (tsunamigenik).

Kejadian tsunami di Indonesia sebagian besar disebabkan oleh gempa-gempa tektonik sepanjang daerah subduksi dan daerah seismik aktif lainnya. Selama periode tahun 1600 sampai 2005 terjadi kurang lebih 107 tsunami. Dari sejumlah itu, 90 persen diantaranya disebabkan oleh gempa tektonik, 9 persen karena letusan gunung api, dan hanya 1 persen dipicu oleh longsoran (land-slide). Dalam 100 tahun terakhir pada periode 1901-2000, tidak kurang dari 75 tsunami terjadi di Indonesia. Sebanyak 85 persen bencana tsunami itu atau 64 peristiwa terjadi di wilayah timur Indonesia. Bencana tsunami itu menyebabkan ribuan korban manusia, di antaranya adalah tsunami Flores 1992 (korban 2.100 orang), Banyuwangi 1994 (korban 238 orang), dan Biak 1996 (korban 160 orang). Sejak tahun 1965 hingga 2000, Tsunami telah melanda sejumlah daerah di Indonesia yakni Seram, Maluku (1965); Tinambung, Sulawesi (1967); Tambu, Sulawesi (1968), Majene, Sulawesi (1969): Sumba (1977): Larantuka (1982); Flores (1992); Banyuwangi (1994); Palu (1996); Biak (1996); Taliabu, Maluku (1998); dan Banggai (2000).

Banyak orang tak tahu tentang gempa dan tsunami bahkan ketika gempa dan tsunami itu melahap diri mereka sendiri. Itulah yang terjadi pada sebagian besar saudara-saudara kita di Nanggroe Aceh Darusslam, Sumatera Utara, Yogyakarta, Jawa Tengah dan Jawa Barat. Padahal, dengan keberadaan informasi, jumlah korban mungkin bisa lebih ditekan dan diminimalisir. 

Karena itu, pengetahuan tentang tsunami harus dipahami masyarakat secara utuh dan benar. Wawasan ini sekaligus menjadi hal penting dalam rangka membekali diri untuk mengantisipasi bencana di masa depan. Apalagi secara geografi, Indonesia berada pada daerah paling rawan gempa dibandingkan negara-negara lainnya. Maka dari itu berdasarkan uraian di atas, kami memandang perlu untuk segera melakukan sosialisasi mengenai gempa dan tsunami serta mitigasi bahaya gempa dan tsunami.

 

I.2. MAKSUD DAN TUJUAN

Adapun maksud dan tujuan kegiatan ini adalah sebagai berikut :

  1. Memberikan pemahaman dan informasi yang benar dan utuh mengenai gempa dan tsunami terhadap masyarakat.
  2. Memberikan pembekalan atau pelatihan mengenai mitigasi bencana gempa dan tsunami.
  3. Ikut memberikan bantuan sosial yang disesuaikan dengan kebutuhan korban bencana.

I.3. KELUARAN

Sedangkan keluaran yang diharapkan dari kegiatan ini adalah :

  1. Masyarakat memahami dengan baik dan benar tentang gempa dan tsunami berserta tanda-tanda dan akibatnya.

  2. Masyarakat memahami dengan baik cara menangani dan menghindar dari bencana gempa dan tsunami secara dini sehingga resiko korban bencana bisa diminimalisir.

  3. Rekomendasi kepada pemerintah dan instansi terkait setempat berupa alternatif tata ruang wilayah di pesisir pantai lokasi bencana.

BAB II

METODE KEGIATAN

 

II.1. NAMA DAN TEMA KEGIATAN

Nama kegiatan ini adalah AKSI PEDULI KISUNDA. Adapun tema kegiatan ini adalah ”Mari Kita Tingkatkan Kewaspadaan Bersama terhadap Bencana Gempa dan Tsunami”.

 

II.2. LOKASI DAN WAKTU KEGIATAN

Lokasi kegiatan ini akan dikonsentrasikan di Kabupaten Tasikmalaya tepatnya di Cipatujah, Cikalong dan sekitarnya. Pelaksanaan kegiatan direncanakan pada tanggal 16 – 17 September 2006.

 

II.3. TAHAPAN KEGIATAN

Tahapan kegiatan ini adalah sebagai berikut :

A.      Survey Lokasi Bencana

Survey dilakukan untuk menginventarisir dan mengidentifikasi data-data dan informasi mengenai kondisi lokasi bencana. Data dan informasi digunakan sebagai dasar dalam memformulasikan kegiatan yang harus dilakukan. Survey akan dilakukan pada tanggal 5-6 Agustus 2006.

B.      Gladi Resik dan Pembekalan Mentor

Gladi resik dilakukan untuk mempersiapkan dan memantapkan format kegiatan berdasarkan hasil survey sehingga kegiatan dilapangan dapat terealisasikeun sesuai dengan rencana dan tujuan. Pembekalan mentor dilakukan untuk memberikan bimbingan teknis mengenai tugas yang harus dilakukan pada saat kegiatan dilaksanakan.

C.      Pelaksanaan Kegiatan

Kegiatan dilaksanakan selama 2 (dua) hari yaitu pada hari Sabtu – Minggu, tanggal 16 – 17 September 2006.

 

II.4. BENTUK DAN DESKRIPSI KEGIATAN

Bentuk kegiatan terbagi menjadi dua bagian yaitu :

1.      Penggalangan dan Penyerahan Bantuan Bencana

Penggalangan bantuan dilakukan di berbagai titik dan media yaitu, Jakarta, Bogor, Bandung, dan Tasikmalaya serta media internet (millis). Adapun bentuk penyerahan bantuan disesuaikan dengan kebutuhan para korban bencana gempa dan tsunami.

2.      Sosialisasi dan Pelatihan Mitigasi Bencana Gempa dan Tsunami

Kegiatan ini dilakukan selama dua hari efektif, yaitu terdiri dari diskusi / ceramah serta simulasi mitigasi bencana gempa dan tsunami.

 

II.5. TARGET PESERTA

Target peserta kegiatan ini adalah sebanyak minimal 150 orang dengan sasaran perserta dari pihak pamong, tokoh masyarakat dan tokoh agama, Ibu-ibu PKK, Karang Taruna, pihak sekolah (guru dan siswa), aparat keamanan dan pihak lainnya.

 

II.6. KEPANITIAAN DAN PENYELENGGARA KEGIATAN

Penyelenggara kegiatan ini merupakan gabungan dari berbagai komunitas dan atau lembaga yaitu :

1.      Himpunan Mahasiswa Tasikmalaya terdiri dari Himalaya Jakarta, Himalaya Bogor, dan Mahasiswa Unsil Peduli.

2.      Komunitas Millis Tasikmalaya : tasik@yahoogroups.com

3.     KUSnet (Komunitas Urang Sunda di Internet) : urangsunda@yahoogroups.com; http://www.urang-sunda.or.id

4.      Milis Kisunda : kisunda@yahoogroups.com

5.      Yayasan Pasamoan Sophia

6.      Yayasan Sawala Bumi

 

Adapun susunan kepanitiaan kegiatan ini adalah sebagai berikut.

Steering Committee (SC)

1.      Ir. Oman Abdurahman, M.Si. (Co)

2.      Dra. Ika Mardiah

3.      Yaya Rukayadi, Ph.D

4.      Ahmad Gibson, S.Ag.

5.      Ir. Eka Priatna

6.      Ir. Ahmad Junaedi

7.      Ir. Wahyu Darsono

8.      Topik Setiawan

Organizing Committee (OC)

 

Ketua Pelaksana

Runa Inawan

Sekretaris

Rezza Krisdian

Bendahara

Susan Virna

Seksi-seksi :

 

1. Seksi Acara dan Program

1. Ummi Kulsum (Co)

2. Anita Rohani Riza

2. Hubungan Masyarakat

1. Geni Bara (Co)

2. Ika Mustika

3. Yummi Fatimah

4. Himalaya Jakarta

5. Indra 

3. Dokumentasi & Publikasi

1. Supriyanto (Co)

2. Dudi Herlianto

4. Dana & Usaha

1. Arif Abdillah

2. Taufik Firmansyah

3. Himalaya Jakarta

5. Konsumsi

1. Amin Mutamin (Co)

2. Melynda

3. Ria Aryanti

4. Deva Latifah

5. Mira Lestari

6. Logistik

1. Anton Hilman(Co)

2. Adam

3. Irpan Rispandi

4. Yayan

7. Mentor

1. Ummi Kulsum

2. Anita Rohani Riza

3. Deva Latifah

4. Barin Aksara 

5. Deny Lucky

6. Ayep Rohaedi

7. Asep

8. Joni Bareta

9. Elis Nurhayati

10. Ayi Beti

 

BAB III

RENCANA ANGGARAN BIAYA

 

Kebutuhan anggaran biaya yang diperlukan untuk seluruh rangkaian kegiatan ini adalah sebesar Rp. 24.885.000 (Dua puluh empat juta delapan ratus delapan puluh lima rebu rupiah)

 

 

BAB IV

PENUTUP

 

Demikian proposal kegiatan ini kami buat dengan harapan semua stakeholder yang terkait dapat membantu dan berpartisipaso dalam kegiatan ini. Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

 

 

Contact Person : Runa Inawan

                          Mobile :+62818109410

                          E-mail : runa.inawan@sukapura.web.id

                          Rezza Krisdian

                          Mobile : +6285691449636

                          E-mail : rezzakrisdian@yahoo.com

 

Copyright @ Agustus 2006

Disusun oleh Runa Inawan, dkk

 

 


atmoon wrote on Aug 9, '06
Na ini nih contoh proposalnya bisa di contek kan mas...?
inawan wrote on Aug 9, '06
He...he...silahkan kalo memang berkenan mah. Dan bila mau ngedukung kegiatan ini ditunggu banget, he,,,,.he...he...
inawan wrote on Aug 9, '06
Kanggo wargi sadayana, simkuring saparakanca, neda pidu'ana, mugia kagiatan ieu tiasa lungsur langsar saluyu sareng harepan. Kanggo parawargi sadaya, mangga diantos pisan partisipasina dina kagiatan naon wae eta bentukna, insya Alloh ditampi pisan kalayan kabingahan.
dinnykaa wrote on Aug 15, '06
Run proposal tos di fax ka Kompas Jabar, insya allah enjing didugikeun ka PT. Ultra jaya, minggon payun ka Hexos (kantor rayina Teh Ntrie)
inawan wrote on Aug 16, '06
Okey hatur nuhun pisan te Dinny kana antosnana, mugi sing janten kasaean kangg teteh. Sareng mudah2an goal.
niayugi wrote on Aug 16, '06
Wah wah ... edun euy Proposalna .. emang Kang Runa mah kuncenna perkawis pengorganisasian program.
johanabbas wrote on Sep 6, '06
Kanggo teh dinny... lamun kirim ka Ultra jaya UP: IBU RIA div. manager, ato langsung aja ke BP. SURENDRAN (INDIA). Insya Allah deh.
inawan wrote on Sep 7, '06
Okey hatur nuhun pisan kang Johan kana infona
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help

Template design Copyright © 2005 Remi Prevost Some rights reserved.